Navigasi » Info Lain | Bahasa Malangan
By. Banimal
Digg Me!2.798 hit
390 poin
 

Bahasa Malangan

(4 votes, average: 2.25 out of 5)
Tag » Bahasa, Aremania

kali ini saya ingin khusus ngupas bahasa bukannya makanan, padahal yang biasa dikupas kan berhubungan ama makanan, hehehehe. Bicara Malang tidak akan lengkap kalau tidak berbicara juga tentang bahasa khas Malang, sebenarnya artikel ini lahir dari obrolan singkat di dalam mobil paman Tyo, yang setelah ngomongin sejarah singkat bahasa Malang, dia langsung nyeletuk kenapa gak di publish aja. yah ini lah jadinya, catatan amburadulnya, hehehehe....
Bahasa Malang yang khas memang yang di balik dari belakang ke depan, contoh kata malang jadi ngalam, nah susunan itu nampak amat sangat biasa dan mudah di mengerti, lalu bagaimana dengan oker (rokok red.), ojir (uang red.). Tidak pernah ada rumus pasti bagaimana sebuah kata bisa di balik, kalaupun anda mencoba membuat rumus sendiri, maka yang terjadi lawan bicara anda (khususnya arema) hanya akan plolang-plolong (gak ngerti red.)

Bahasa Malang sendiri ternyata sudah lahir jauh sebelum saya, hehehehe...menurut hasil wawancara (nah ini dulu terjadinya) dan beberapa situs (biasa hasil googling) bahasa ini sudah ada dari jaman penjajahan kumpeni (belanda red.) "Osob kiwalan kera ngalam (bahasa terbalik Arek Malang) berasal dari pemikiran para pejuang tempo doeloe yaitu kelompok Gerilya Rakyat Kota (GRK). Bahasa khusus ini dianggap perlu untuk menjamin kerahasiaan, efektifitas komunikasi sesama pejuang selain juga sebagai pengenal identitas kawan atau lawan. Metode pengenalan ini sangat penting karena pada masa Clash II perang kemerdekaan sekitar akhir Maret 1949 Belanda banyak menyusupkan mata-mata di dalam kelompok pejuang Malang."

Bahasa Sandi ini akhirnya menjadi lebih populer lagi di kehidupan masyarakat Malang sehari-hari dan terutama dibidang per-bola-an (baca arema dan aremania red.) yang terutama aremania-nya yang mampu membawa bahasa ini kemanapun mereka pergi, untuk pembaca ketahui aremania tidak harus suportes sepak bola arema. Di daerah Bulungan - Jakarta Selatan (deket ama Blok-M) saya pernah ngobrol dengan beberapa orang (senior aremania batavia) bahwa banyak juga yang masuk dalam komunitas aremania yan tidak suka sepak bola (seperti saya contohnya, hehehehehe). Aremania lebih luas dari itu, karena Aremania itu sebuah "Keluarga Besar yang berasal dari segi aspek masyarakat, soisial, etnis, agama dan daerah".

Dengan slogan-slogannya seperti "tidak pernah kemana-mana tapi selalu ada dimana-mana" atau "dimana bumi dipijak disana langit dijunjung" Aremania selalu menciptakan komunitas kecil dimanapun mereka berada, entah ini dianggap sebuah primordialis atau solidaritas sekaligus rasa kangen terhadap Malang yang tidak bisa setiap saat bisa terobati (ini berlaku buat orang-orang seperti saya yang merantau di ibunya kota).

Nah buat teman-teman Arema yang masih ada di Malang, jangan merasa malu memakai bahasa Malangan, karena di ibunya kota ini kesan bangga dan akan malah diperhatikan sama orang lain kalau memakai bahasa Malangan atau bahasa walikan, khususnya jika yang diajak ngobrol mengerti dengan apa yang kita bicarakan, hehehehehe

Buat anda yang ingin memperdalam ilmu bahasa walikan anda bisa berkunjung di kamus mini bahasa Malangan

sumber :
- http://www.google.com
- http://www.alumni-umm.net
- ttp://bambangpriantono.multiply.com
- http://aremania.com
- dan beberapa sesi tawa, canda dan wawancara

NB :

- Paman Tyo utang saya dah lunas yo...

- buat temen-temen yang mo nambah, ngurangi atau langsung editing artikel ini saya persilahkan, aseli saya takut nulis kayak gini, karena saya ngerasa saya ini Arema Anyaran

Sponsored By.Jelajah

Artikel lain yang ditulis oleh Banimal

Banimal bergabung dengan MalangPedia sejak Jumat, 19 September 2008 dan telah menulis 4 artikel