| Digg Me! | 1.429 hit 105 poin |
Mpu Topeng Malang (Mbah Karimun) Sakit Keras
Artikel kali ini mungkin agak lebih panjang di banding dengan yang lain, buat anda-anda yang ada di Malang, rugi rasanya kalau gak kenal topeng malang dan buat anda yang sudah kenal topeng malang, rugi rasanya kalau gak kenal mbah mun. analogi sederhananya sama dengan kenal malang pedia tapi nggak kenal saya, nah ntuh kan amat sangat rugi banget, hehehehehe...
tentang topeng malang, akan amat sangat panjang sejarahnya kalau di tulis disini juga, mungkin lain kali temen-temen bisa mereviewnya secara lengkap (terutama temen-temen yang hobi kluyuran dimalang, :D). sepengetahuan saya sih, topeng malang itu budaya akulturasi jawa tengah dan jawa timur, dan ntah jawa yang mana lagi (maap info saya mengenai ini masih minim sekali).

setahu saya dulu, jaman masih ngluyur ama temen-temen ke pakisaji, melihat gemulai penari topeng malang akan amat sangat indah, di sambi nyruput kopi tubruk, ama ngisep rokok kretek, njagong sampe mentari menjelang, duh asli indah. gimana ya, di topeng malang masih ada sesuatu yang beda, unsur original yang masih kental, unsur keengganan untuk menciptakan sesuatu secara besar-besaran, yang tidak saya temukan di tari topeng yang lain.

nah salah satau maestro pembuat topeng tersebut bernama mbah mun/mbah karimun, yang konon dulu sebuah topeng bisa di hargai dengan 1 ekor sapi (wew....mantab surantaaaaaaab), tapi kalau temen-temen mo liat sekarang, apalagi di malang sendiri, nyaris gak ada lagi yang kenal ama topeng malang, yah tragis apa yang terjadi dengan budaya negeri ini, dan yang lebih tragis lagi, ketika saya mendengar dari temen tentang kondisi mbah mun sekarang dan juga terdapat di beberapa situs.
"Mpu Topeng Malang, Mbah Karimun, kini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur. Pendengarannya terganggu, ingatannya melemah, dan badannya sudah susah untuk digerakkan. Pihak keluarga mengaku, Mbah Karimun membutuhkan perawatan medis yang intensif.
Handoyo, cucu Mbah Karimun, menyatakan bahwa kakeknya kini harus istirahat total.. Hal itu berkaitan dengan kecelakaan yang menimpa Mbah Karimun, sepuluh tahun lalu. Tapi memang, sang maestro topeng tersebut telah tua. “Tiga bulan lalu, Mbah Karimun masih memaksakan diri untuk membuat topeng. Beliau juga masih melatih tari. Tapi kini semuanya tak bisa lagi dikerjakan,” tutur Handoyo, Jumat (24/10).
Persoalannya adalah biaya. Pihak keluarga tidak memiliki cukup dana untuk pengobatan dan perawatan medis. Padahal kesehatan Mbah Karimun sudah dalam kondisi kritis. Perawatan medis mutlak diberikan.
Solusinya, Handoyo berencana melelang dua topeng Mbah Karimun. Lelang diadakan di Panggung GWALK Citra Raya Surabaya Barat. Pelaksanaannya hari Jumat, 1 November 2008, pukul 19.00 WIB.
Berkenaan dengan acara lelang, utamanya demi pemenuhan biaya perawatan Mbah Karimun, Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) berharap kepada pihak-pihak terkait untuk turut berpartisipasi. Menghadiri acara lelang dan berkenan memberi bantuan. “Ini semua demi Mbah Karimun. Kami berharap, banyak kalangan tergugah untuk memberi bantuan kepada Mpu Topeng Malang, yaitu Mbah Karimun,” ujar Heri Lentho, pengurus DKJT.

Informasi:
Lelang Topeng Mbah Karimun
Jumat, 1 November 2008
Pukul 19.00 WIB
Panggung GWALK
Citra Raya Surabaya Barat
CP: Handoyo 08175404437 dan Heri Lentho 081851220"
lewat situs ini, saya hanya ingin mengingatkan temen-temen kalau di malang masih banyak yang bisa di gali, banyak yang bisa dinikmati, salah satu orang yang biasa menyajikan keindahan untuk kita nikmati sedang sakit, nah apa yang bisa kita lakukan, hanya diskusi, hanya koar-koar gak jelas, hanya ngumpat ama pemkab, atau kita bisa lasing berbagi info, semoga kita selalu bisa melakukan yang terbaik untuk semua yang telah membuat kita lebih menikmati hidup
