Polres Malang memantau stok dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu (19/10/2026).
Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang hingga mencegah fenomena pembelian secara panik (panic buying).
Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri turun langsung mengecek kondisi SPBU.
Selain itu, unsur pemerintah daerah terkait dan Pertamina juga turut melakukan pemantauan.
"Kami memantau ketersediaan stok dan berkoordinasi dengan Pertamina dan ada pemerintah daerah guna memastikan pendistribusian BBM di Kabupaten Malang berjalan lancar," kata Rulian, Senin (19/10/2026).
Stok BBM di SPBU Kepanjen dan Pakisaji
Pengecekan ketersediaan BBM secara langsung salah satunya dilakukan di SPBU 54.651.11 Jalan Panglima Sudirman, Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Di SPBU tersebut stok Pertalite sebanyak 5.000 liter, Solar 2.000 liter, Pertamax 2.000 liter, dan Pertamina Dex sebanyak 1.400 liter.
Sementara itu, di SPBU 54.651.54 Pepen, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, stok Pertalite mencapai 8.212 liter, sementara persediaan jenis BBM lainnya berada dalam jumlah bervariasi sesuai kebutuhan operasional harian.
"Perkembangan stok dan penyaluran BBM akan terus kami pantau bersama dengan instansi terkait. Hal ini kami lakukan agar masyarakat tetap memperoleh BBM sesuai kebutuhan," sambung Rulian.
Warga Diimbau Tak Panic Buying
Pada kesempatan ini, Rulian mengimbau kepada masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan.
Warga juga diharapkan tidak terpancing kepanikan seperti yang terjadi di sejumlah daerah.
Menurutnya, pembelian BBM yang dilakukan secara berlebihan memicu terjadinya antrean panjang serta dapat menghambat warga lain yang benar-benar membutuhkannya.
Polres Malang bersama instansi terkait akan terus memantau stok dan penyaluran BBM serta menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan untuk menjaga distribusi tetap tertib.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak membeli BBM secara berlebihan. Jika ditemukan penimbunan atau penyelewengan BBM, akan kami tindak sesuai ketentuan hukum,” pungkasnya.
Antrean di SPBU Mulai Melandai
Berdasarkan pantauan langsung tim MALANGAPEDIA.COM di SPBU Desa Dilem maupun SPBU Pepen, antrean kendaraan terlihat mulai terurai normal, terutama pada barisan pengisian Pertalite.
Kondisi tersebut menunjukkan penurunan kepadatan yang signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat kini berlangsung tertib dan tidak lagi mengular hingga memakan bahu jalan raya.







